<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>zahidayat.com</title>
	<atom:link href="http://www.zahidayat.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.zahidayat.com</link>
	<description>What's on my mind?</description>
	<lastBuildDate>Fri, 25 Dec 2009 09:39:39 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Menikmati Facebook dan Blog</title>
		<link>http://www.zahidayat.com/2009/11/menikmati-facebook-dan-blog/</link>
		<comments>http://www.zahidayat.com/2009/11/menikmati-facebook-dan-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 07:16:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zahidayat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[menghubungkan facebook dan blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.zahidayat.com/?p=370</guid>
		<description><![CDATA[<p>Hanya kepolisian dan kejaksaan yang tidak berubah. Tapi blog ini, tanpa rekomendasi tim 8, sejak semalam telah berganti wajah. Bukan karena sebentar lagi lebaran haji. Tapi perubahan ini semata-mata karena aspirasi penggemar. <img src='http://www.zahidayat.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Apa saja yang berubah? Setelah gonta-ganti theme, akhirnya pilihan jatuh ke Fearless Flyer. Meski untuk versi wordpress agak&#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hanya kepolisian dan kejaksaan yang tidak berubah. Tapi blog ini, tanpa rekomendasi tim 8, sejak semalam telah berganti wajah. Bukan karena sebentar lagi lebaran haji. Tapi perubahan ini semata-mata karena aspirasi penggemar. <img src='http://www.zahidayat.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Apa saja yang berubah? Setelah gonta-ganti theme, akhirnya pilihan jatuh ke Fearless Flyer. Meski untuk versi wordpress agak jadul dan banyak image dipakai, tapi saya suka dengan judul dan teks tulisan yang lebih besar. </p>
<p>Selain itu ada beberapa plugin yang sekarang ikut ditambahkan. Pertama, pembaca sekarang bisa memberikan &#8220;rating&#8221; terhadap tulisan yang sudah tayang. Di bawah judul ada gambar hati dengan tulisan &#8220;I like This&#8221;. Ini khusus buat mereka yang malas menulis komentar. :p</p>
<p>Kedua, perbaikan <em>crossposting</em>  blog-facebook-blog. Sebelumnya, setiap posting masuk di notes saya di facebook tetapi setiap komentar hanya muncul di sana. Nah, dengan plugin buatan <a href="http://www.philtopia.com/?page_id=292">Phil Spencer</a> semua komentar di facebook akan muncul juga di blog. Jadi untuk teman-teman di facebook perlu hati-hati karena semua komentar sekarang akan dicatat oleh google. </p>
<p>Ada beberapa perubahan lagi yang akan dilakukan. Tapi sebelum itu, ada yang punya komentar dengan tampilan baru ini?</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://www.zahidayat.com/2009/11/menikmati-facebook-dan-blog/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.zahidayat.com/2009/11/menikmati-facebook-dan-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Warga Facebook Asal Indonesia Sudah Melewati Angka 10 Juta</title>
		<link>http://www.zahidayat.com/2009/10/warga-facebook-asal-indonesia-sudah-melewati-angka-10-juta/</link>
		<comments>http://www.zahidayat.com/2009/10/warga-facebook-asal-indonesia-sudah-melewati-angka-10-juta/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2009 16:08:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zahidayat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[anggota facebook]]></category>
		<category><![CDATA[jumlah pengguna facebook]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.zahidayat.com/?p=359</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://www.zahidayat.com/wp-content/uploads/2009/10/facebook_indonesia.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-360" title="facebook_indonesia" src="http://www.zahidayat.com/wp-content/uploads/2009/10/facebook_indonesia-300x228.jpg" alt="facebook_indonesia" width="300" height="228" /></a>Saya sudah memperkirakan pada Oktober  ini pengguna Facebook di Indonesia akan melampaui angka 10 juta. Malam ini (7/10), saya cek di bagian periklanan Facebook dengan kategori semua umur, jamaah fesbukiyah sudah mencapai 10,12 juta. Jika jadi ormas, angka ini sudah cukup untuk berada di posisi tiga setelah jamaah NU dan&#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.zahidayat.com/wp-content/uploads/2009/10/facebook_indonesia.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-360" title="facebook_indonesia" src="http://www.zahidayat.com/wp-content/uploads/2009/10/facebook_indonesia-300x228.jpg" alt="facebook_indonesia" width="300" height="228" /></a>Saya sudah memperkirakan pada Oktober  ini pengguna Facebook di Indonesia akan melampaui angka 10 juta. Malam ini (7/10), saya cek di bagian periklanan Facebook dengan kategori semua umur, jamaah fesbukiyah sudah mencapai 10,12 juta. Jika jadi ormas, angka ini sudah cukup untuk berada di posisi tiga setelah jamaah NU dan Muhammadiyah. <img src='http://www.zahidayat.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Masih belum diperoleh data apakah warga Indonesia termasuk yang paling cepat terpikat oleh Facebook? Yang jelas, awal tahun 2009 jumlah pengguna dari Indonesia baru 1 juta orang. Jadi jika dirata-rata, tiap bulan terjadi kenaikan 1 juta pengguna.</p>
<p>Secara global Indonesia masih di posisi 7 . Penyumbang anggota terbesar saat ini adalah AS (86,4 juta), Inggris (20,2 juta), Turki (13,1 juta), Kanada (12,8 juta), Prancis (12,2 juta),  dan Italia (11,5 juta).</p>
<p>Ramalan saya, awal 2010 nanti posisi ini bisa melesat ke peringkat 3 di bawah AS dan Inggris. Dengan catatan, Cina memperketat akses facebook dan di negara kita tidak terjadi bencana alam besar yang menewaskan banyak maniak facebook. <img src='http://www.zahidayat.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://www.zahidayat.com/2009/10/warga-facebook-asal-indonesia-sudah-melewati-angka-10-juta/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.zahidayat.com/2009/10/warga-facebook-asal-indonesia-sudah-melewati-angka-10-juta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Internet dan Masa Depan Media Cetak</title>
		<link>http://www.zahidayat.com/2009/10/internet-dan-masa-depan-media-cetak/</link>
		<comments>http://www.zahidayat.com/2009/10/internet-dan-masa-depan-media-cetak/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Oct 2009 18:34:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zahidayat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[internet vs surat kabar cetak]]></category>
		<category><![CDATA[masa depan koran]]></category>
		<category><![CDATA[nasib koran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.zahidayat.com/?p=354</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://www.zahidayat.com/wp-content/uploads/2009/10/internet_dan_masa_depan_media_cetak.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-355" title="internet_dan_masa_depan_media_cetak" src="http://www.zahidayat.com/wp-content/uploads/2009/10/internet_dan_masa_depan_media_cetak-300x243.jpg" alt="internet_dan_masa_depan_media_cetak" width="300" height="243" /></a>Versi edited artikel ini dimuat Harian Kontan, Senin 5 Oktober 2009.</p>
<p>Ancaman terhadap media cetak sudah muncul sejak awal abad ke-20. Namun dibandingkan radio dan televisi, internet tampil sebagai penantang yang kuat dan menakutkan.</p>
<p>Di Amerika Serikat, tempat di mana inovasi berbasis web tumbuh subur, satu per satu media cetak yang sudah&#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.zahidayat.com/wp-content/uploads/2009/10/internet_dan_masa_depan_media_cetak.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-355" title="internet_dan_masa_depan_media_cetak" src="http://www.zahidayat.com/wp-content/uploads/2009/10/internet_dan_masa_depan_media_cetak-300x243.jpg" alt="internet_dan_masa_depan_media_cetak" width="300" height="243" /></a>Versi edited artikel ini dimuat Harian Kontan, Senin 5 Oktober 2009.</p>
<p>Ancaman terhadap media cetak sudah muncul sejak awal abad ke-20. Namun dibandingkan radio dan televisi, internet tampil sebagai penantang yang kuat dan menakutkan.</p>
<p>Di Amerika Serikat, tempat di mana inovasi berbasis web tumbuh subur, satu per satu media cetak yang sudah hidup puluhan tahun bahkan ratusan tahun, berguguran. Kecemasan pun melanda, termasuk di Indonesia.</p>
<p>Menurut Amir Effendi Siregar (Kompas, 5/9), kejatuhan penerbitan di AS lebih disebabkan krisis keuangan global dan kapitalisme yang bobrok di negara itu. Sebaliknya, di Eropa Barat media cetak bisa bertahan dan toko buku tetap ramai meski penetrasi internet di sana tinggi.</p>
<p>Memang ada koinsidensi antara tren surat kabar yang kehilangan pembaca dengan terjadinya krisis ekonomi di AS. Tapi masih perlu dilihat lagi, apakah pemulihan ekonomi yang mulai terlihat sinyalnya saat ini akan mampu mengerem ambruknya industri surat kabar?</p>
<p>Bagi kita di Indonesia, pertanyaan yang tak kalah penting, apakah anak muda sekarang masih membeli media cetak (setelah beranjak dewasa) dalam beberapa tahun mendatang?</p>
<p><strong>Pergeseran Demografi</strong><br />
Di AS, menurut sebagian pendapat, suramnya masa depan media cetak berpangkal pada pergeseran demografi. Generasi baru yang tumbuh seiring perkembangan pesat internet, memiliki kecenderungan tidak melakukan apa yang dilakukan orang tua mereka. Generasi ini punya gaya hidup baru, termasuk  di antaranya tidak membaca koran.</p>
<p>Saat ini, rata-rata pembaca koran di AS berumur 55 tahun ke atas. Pada generasi tua, koran adalah teman minum kopi di pagi hari. Tapi bagi generasi yang tumbuh di era digital, membaca media online lebih enak dilakukan sambil “bertemu” teman di situs jejaring sosial, seperti facebook.</p>
<p>Bagi generasi lebih tua membaca media cetak mungkin sudah menjadi kebudayaan tak tergantikan. Namun bagi generasi digital, seperti disimpulkan Prof. Sherry Turkle dari MIT, they recognize that the computer screen is merely a play of surface simulations to be explored, so they come to see reality the same way.  Barangkali, ini seperti pengalaman kita menemukan fakta komputer, akhirnya lebih banyak mengetik daripada menulis tangan.</p>
<p>Apakah ini juga terjadi di Indonesia? Berbagai survei menunjukkan, pengguna internet di AS, Eropa, Jepang, dan juga Indonesia, didominasi pengguna usia muda. Yang membedakan, di negara kita penetrasi internet baru sekitar 10 persen, dengan akses paling banyak berasal dari warnet dan sekolah.</p>
<p>Tetapi, dari data tahun 2005 diketahui, ada sekitar 83 juta penduduk negeri ini yang berusia di bawah 20 tahun. Jika terjadi perbaikan kemakmuran dan akses internet makin tersedia luas, maka generasi inilah yang akan menentukan nasib industri surat kabar. Apakah mereka masih membaca koran seperti orang tuanya pada dekade mendatang?</p>
<p><strong>Tekanan Inovasi</strong><br />
Uraian di atas sekaligus menegaskan bahwa krisis keuangan yang dialami AS hanya ikut mempercepat kebangkrutan sejumlah media terkenal. Sedangkan merosotnya jumlah pembaca surat kabar di AS dan negara-negara Eropa sudah terasa  sejak 1980-an. Bagaimana dengan majalah? Meski di Indonesia konon masih bisa menaikkan harga, namun majalah sekelas Reder’s Digest juga tak luput dari kebangkrutan.</p>
<p>Gejolak di Eropa barangkali tidak begitu tampak ke permukaan. Tapi di Perancis, awal tahun ini Presiden Nicholas Sarkozy bertemu para pemimpin media massa untuk membicarakan langkah penyelamatan. Sejumlah surat kabar yang terancam bangkrut diberi tambahan subsidi. Bentuknya, yakni dengan cara menambah iklan kepresidenan di media massa dan pembebasan pajak. Sarkozy juga bergerak lebih jauh, tiap remaja berusia 18 tahun diberikan langganan koran selama satu tahun dengan harapan mereka akan lebih apresiatif terhadap keberadaan koran.</p>
<p>Kejatuhan lebih cepat juga disebabkan oleh inovasi perusahaan berbasis web yang berlangsung pesat. Di AS, pendapatan iklan berbasis web kini sudah melampaui iklan radio. Pada 2006, Google membukukan pendapatan sebesar 10,6 miliar dollar AS dan naik menjadi 21,7 miliar dollar AS pada 2008. Nyaris seluruh pendapatan itu, yakni sebesar 97 persen diperoleh dari periklanan.</p>
<p><strong>Implikasi</strong><br />
Ambruknya koran-koran di AS pada dasarnya bukan karena buruknya kualitas jurnalisme, melainkan semakin berkurangnya pembeli koran karena sebab-sebab di atas, yang pada gilirannya menciutkan tiras dan pemasukan iklan.</p>
<p>Karena itu, berkembang sejumlah opsi. Pertama, menjadikan produk jurnalisme cetak sebagai produk berbayar di internet dan tidak dibebaskan seperti saat ini. Kedua, koran akan dikelola layaknya universitas yakni dengan model endowment. Ketiga, sekaligus mengembangkan versi online, dan hasil periklanan digunakan untuk mendukung edisi cetak sebagai fourth estate yang harus tetap tegak.</p>
<p>Tentu saja industri surat kabar Indonesia masih punya ruang berinovasi. Di negeri ini, industri berbasis web belum berkembang bahkan jika dibandingkan booming  satu dekade lalu.</p>
<p>Namun, perkembangan akhir-akhir ini menunjukkan cenderung turunnya biaya akses internet, termasuk biaya akses melalui telepon seluler akibat perang tarif antaroperator. Dengan kecenderungan ini, pengelola media cetak dituntut menjalankan strategi baru untuk mencuri perhatian generasi digital agar tidak semakin menjauhi koran.</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://www.zahidayat.com/2009/10/internet-dan-masa-depan-media-cetak/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.zahidayat.com/2009/10/internet-dan-masa-depan-media-cetak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Facebook widget untuk blog kamu</title>
		<link>http://www.zahidayat.com/2009/09/facebook-widget-untuk-blog-kamu/</link>
		<comments>http://www.zahidayat.com/2009/09/facebook-widget-untuk-blog-kamu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2009 15:52:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zahidayat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[facebook indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[facebook login]]></category>
		<category><![CDATA[facebook smiley]]></category>
		<category><![CDATA[fcebook widget]]></category>
		<category><![CDATA[login facebook]]></category>
		<category><![CDATA[marshanda facebook]]></category>
		<category><![CDATA[widget facebook]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.zahidayat.com/?p=349</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://www.zahidayat.com/wp-content/uploads/2009/09/facebook_marshanda.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-350" title="facebook_marshanda" src="http://www.zahidayat.com/wp-content/uploads/2009/09/facebook_marshanda-300x270.jpg" alt="facebook_marshanda" width="300" height="270" /></a>Sudah lama saya tidak menulis tentang fitur baru facebook. Kali ini bukan marshanda facebook atau emoticon facebook yang akan diceritakan. Tapi, tentang widget facebook untuk di website atau blog.</p>
<p>Saat ini, ada 5 widget tersedia untuk personal maupun bisnis.
<strong>1. Profile badge </strong>
dari namanya sudah jelas ini untuk menampilkan profil facebook&#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.zahidayat.com/wp-content/uploads/2009/09/facebook_marshanda.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-350" title="facebook_marshanda" src="http://www.zahidayat.com/wp-content/uploads/2009/09/facebook_marshanda-300x270.jpg" alt="facebook_marshanda" width="300" height="270" /></a>Sudah lama saya tidak menulis tentang fitur baru facebook. Kali ini bukan marshanda facebook atau emoticon facebook yang akan diceritakan. Tapi, tentang widget facebook untuk di website atau blog.</p>
<p>Saat ini, ada 5 widget tersedia untuk personal maupun bisnis.<br />
<strong>1. Profile badge </strong><br />
dari namanya sudah jelas ini untuk menampilkan profil facebook di blog</p>
<p><strong>2. Photo badge</strong><br />
fitur ini mirip punyanya flickr, bedanya ini untuk share foto-foto kita di facebook ke blog</p>
<p><strong>3. Fan box</strong><br />
Nah, kalau ini untuk menampung fans blog kamu. Tidak semua menjadi teman, tapi boleh jadi fans berat kita.</p>
<p><strong>4. Live stream box</strong><br />
fungsinya, orang bisa login ke facebook di blog kita dan mereka bisa langsung update status</p>
<p><strong>5. Page badge</strong><br />
widget ini dipakai kalau kita punya satu page di facebook dan ditampilkan di blog untuk mempercepat bertambahnya fans</p>
<p>Jika tertarik menggunakan fasilitas di atas, klik halaman facebook widget <a href="http://www.facebook.com/facebook-widgets/index.php">di sini</a>. Caranya sudah diberitahukan di sana secara detil. selamat mencoba!</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://www.zahidayat.com/2009/09/facebook-widget-untuk-blog-kamu/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.zahidayat.com/2009/09/facebook-widget-untuk-blog-kamu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Puasa dan Kesalehan Digital</title>
		<link>http://www.zahidayat.com/2009/09/puasa-dan-kesalehan-digital/</link>
		<comments>http://www.zahidayat.com/2009/09/puasa-dan-kesalehan-digital/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2009 01:42:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zahidayat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[kesalehan digital]]></category>
		<category><![CDATA[kesalehan sosial]]></category>
		<category><![CDATA[puasa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.zahidayat.com/?p=341</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://www.zahidayat.com/wp-content/uploads/2009/09/puasa_digital.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-347" title="puasa_digital" src="http://www.zahidayat.com/wp-content/uploads/2009/09/puasa_digital.jpg" alt="puasa_digital" width="300" height="201" /></a>Banyak sarjana sosial melihat puasa sebagai ibadah yang disertai penderitaan. Tapi, Andre Moller, dalam buku Ramadan in Java (2005), menulis sebaliknya. Moller Mengatakan, selain dinantikan, Ramadhan juga dinikmati orang Jawa.</p>
<p>Selain dalam aneka tradisi lama, dewasa ini Ramadhan juga dinikmati dalam banyak tradisi baru. Penetrasi internet dan telepon seluler yang makin&#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.zahidayat.com/wp-content/uploads/2009/09/puasa_digital.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-347" title="puasa_digital" src="http://www.zahidayat.com/wp-content/uploads/2009/09/puasa_digital.jpg" alt="puasa_digital" width="300" height="201" /></a>Banyak sarjana sosial melihat puasa sebagai ibadah yang disertai penderitaan. Tapi, Andre Moller, dalam buku <em>Ramadan in Java</em> (2005), menulis sebaliknya. Moller Mengatakan, selain dinantikan, Ramadhan juga dinikmati orang Jawa.</p>
<p>Selain dalam aneka tradisi lama, dewasa ini Ramadhan juga dinikmati dalam banyak tradisi baru. Penetrasi internet dan telepon seluler yang makin luas telah mendorong tumbuhnya apa yang disebut sebagai generasi digital. Selain punya kehidupan nyata, generasi ini juga sangat aktif sebagai warga dunia maya.</p>
<p>Di satu sisi, teknologi ikut menguatkan eksistensi agama dan memudahkan pemeluknya memahami serta menjalankan pesan-pesan agama. Saat puasa, silaturahim yang dianjurkan agama lebih gampang dilakukan lewat situs jejaring sosial seperti Facebook. Sisi gelapnya, internet juga melahirkan banyak kemunkaran baru, seperti akses ilegal, penipuan identitas, pelanggaran hak cipta, hingga cyberterrorism.</p>
<p>Di masa depan, internet diyakini akan semakin meningkatkan transparansi  dalam organisasi dan masyarakat (Pew Internet, 2008). Namun, dari survei terhadap ahli internet, aktivis, dan para analis tersebut, juga muncul keraguan kalau era digital akan lebih banyak menghasilkan toleransi sosial dan sikap saling memaafkan.</p>
<p>Pada titik ini, momentum puasa tentu saja tidak sekedar untuk dinikmati, namun ia selalu diharapkan dapat menuntaskan berbagai masalah kemanusiaan kita, baik yang lama maupun baru.</p>
<p><strong>“Online Religion”</strong><br />
Perkembangan internet mengalami percepatan sejak pertengahan 1990-an. Vatikan meluncurkan website resmi pada 1995 (www.vatican.va), dan ketika itu Paus Paulus II menyebut potensi internet sebagai “new evangelization”. Di Indonesia, Muhammadiyah lebih awal memiliki website (1997), lalu diikuti Nahdhatul Ulama (1999).</p>
<p>Dari sekian banyak website keagamaan di internet, Christopher Helland (2000) membaginya ke dalam dua kelompok, yaitu sebatas penyedia informasi (religion online) dan menawarkan informasi plus interaktivitas (online religion).</p>
<p>Saat ini, model yang pertama sudah ketinggalan zaman. Internet kini dibanjiri oleh situs-situs dengan platform user-generated content. Di sini, seorang pengguna internet berperan sebagai konsumen sekaligus produsen informasi.</p>
<p>Berbagai perkembangan tersebut menggiring pada sejumlah implikasi. Pertama, generasi internet memiliki caranya sendiri dalam mencari, memahami, dan mengekspresikan paham keagamaan.</p>
<p>Kedua, makin horizontal dan interaktif situs web, akan semakin kuat membetot perhatian publik internet. Karena itu, organisasi keagamaan yang memersepsi internet sebatas media informasi vertikal, akan cepat kehilangan pengaruh pada generasi baru ini.</p>
<p>Ketiga, internet banyak berfungsi sebagai “pasar bebas” tempat bertemunya spiritual entrepreneur dan religious seekers. Pada level tertentu, seperti diamati Anthony Bergin (2009), internet juga menjadi platform radikalisasi paham keagamaan.</p>
<p><strong>Kesalehan Digital</strong><br />
Banyak pihak mengkhawatirkan generasi digital asli – lahir setelah 1980&#8211; hanya akan menjadi generasi yang kecanduan internet, malas membaca, bodoh, asosial, plagiat, dan hobi berbagi konten ilegal.</p>
<p>Di balik kecemasan dan terkadang stigmatis itu, generasi digital justru menampilkan kesalehan dalam bentuk yang baru.</p>
<p>Pertama, semangat gotong royong masih eksis, tapi bentuknya berganti menjadi kolaborasi dalam skala besar melibatkan puluhan ribu hingga jutaan orang. Dalam dunia bisnis, Don Tapscott (2006) menyebutnya sebagai era wikinomics.</p>
<p>Kedua, merebaknya situs jejaring sosial sepintas hanya populer sebagai ajang narsis. Namun, keinginan bersatu melawan teror &#8211;seperti dalam gerakan IndonesiaUnite!—justru bergulir kencang dari sana.</p>
<p>Ketiga, orang terdorong berlomba-lomba menanam kebaikan di internet seperti dengan menulis artikel yang bisa dimanfaatkan (sharing) dengan pengguna internet yang lain. Hal ini dimungkinkan berkat kedigdayaan mesin pencari (search engine) yang mampu mencatat serta mempertemukan semua “amal kebaikan” pengguna internet.</p>
<p>Meski demikian, kesalehan digital bukan berarti tanpa tantangan. Akrab dengan internet berarti sangat menyita waktu (time consuming), bisa mengendurkan produktivitas, dan dalam derajat tertentu berpotensi menyisihkan waktu untuk menjalankan ritual agama.</p>
<p>Namun, hal demikian akar persolaannya seringkali bukan pada teknologi, tetapi lebih pada persoalan manajerial (managerial problem), yaitu rendahnya kemampuan membagi waktu dan membuat skala prioritas.</p>
<p>Di sinilah relevansi puasa. Dengan puasa (shiyam), seorang Muslim diajak menahan diri (imsak) dari perkara legal seperti makan dan minum. Harapannya, ia akan lebih memiliki kekuatan dan mampu menjauhkan diri dari hal-hal berlebihan.</p>
<p>Op-ed ini dimuat <a href="http://kontan.realviewusa.com/">Harian Kontan</a>, 3 September 2009, hal.23</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://www.zahidayat.com/2009/09/puasa-dan-kesalehan-digital/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.zahidayat.com/2009/09/puasa-dan-kesalehan-digital/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ebook Speed Reading Gratis untuk Anda</title>
		<link>http://www.zahidayat.com/2009/07/ebook-speed-reading-gratis-untuk-anda/</link>
		<comments>http://www.zahidayat.com/2009/07/ebook-speed-reading-gratis-untuk-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2009 03:13:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zahidayat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Buku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.zahidayat.com/?p=334</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://www.zahidayat.com/wp-content/uploads/2009/07/noer.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-335" title="noer" src="http://www.zahidayat.com/wp-content/uploads/2009/07/noer-212x300.jpg" alt="noer" width="212" height="300" /></a>Teman semasa kuliah, pemred sebuah buletin di kampus dulu, dan kini manajer di sebuah perusahaan consumer goods terbesar di Indonesia, hari ini meluncurkan sebuah ebook tentang membaca cepat. Gratis tentu saja.</p>
<p>Ebook ini diberi judul: Panduan Membaca Lebih Cepat, Lebih Cerdas, dan Pemahaman yang Lebih Baik. Tebalnya 98 halaman dan dalam&#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.zahidayat.com/wp-content/uploads/2009/07/noer.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-335" title="noer" src="http://www.zahidayat.com/wp-content/uploads/2009/07/noer-212x300.jpg" alt="noer" width="212" height="300" /></a>Teman semasa kuliah, pemred sebuah buletin di kampus dulu, dan kini manajer di sebuah perusahaan <em>consumer goods</em> terbesar di Indonesia, hari ini meluncurkan sebuah ebook tentang membaca cepat. Gratis tentu saja.</p>
<p>Ebook ini diberi judul: <em>Panduan Membaca Lebih Cepat, Lebih Cerdas, dan Pemahaman yang Lebih Baik</em>. Tebalnya 98 halaman dan dalam bahasa Indonesia.</p>
<p>Saya anggap ini ebook langka.. yang bisa mengantar anda sebagai pembaca yang efektif. Dan meski judulnya untuk pemula, ebook ini akan bermanfaat tak hanya untuk pemula.</p>
<p>Lebih dari itu, saya merasakan ini adalah bentuk nyata dari spirit berbagi di era digital. Apalagi, sekarang tengah terjadi bombardir ebook berbayar dengan halaman promosi yang &#8220;menipu&#8221;.</p>
<p>Jika anda tertarik membaca ebook tersebut silakan kunjungi <a href="http://www.muhammadnoer.com/2009/07/speed-reading-for-beginners-telah-terbit/">halaman ini</a>. Selamat membaca dan sukses selalu.</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://www.zahidayat.com/2009/07/ebook-speed-reading-gratis-untuk-anda/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.zahidayat.com/2009/07/ebook-speed-reading-gratis-untuk-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Google mencatat semua amal kita di internet</title>
		<link>http://www.zahidayat.com/2009/07/google-mencatat-semua-amal-kita-di-internet/</link>
		<comments>http://www.zahidayat.com/2009/07/google-mencatat-semua-amal-kita-di-internet/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Jul 2009 08:23:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zahidayat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Mengobati Fatal Error di Wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.zahidayat.com/?p=331</guid>
		<description><![CDATA[<p>Hari ini satu blog saya mendadak eror. Pesan yang muncul Fatal error: Allowed memory size of 33554432 bytes exhausted (tried to allocate). Sempat bingung, tapi buru-buru tanya ke mbah google.</p>
<p>Jawabannya: in wp-settings.php at line 13, increase from 32M to 64M! Dan olala&#8230; masalah resolved!</p>
<p>Yang kasih jawaban itu tentu saja bukan&#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini satu blog saya mendadak eror. Pesan yang muncul Fatal error: Allowed memory size of 33554432 bytes exhausted (tried to allocate). Sempat bingung, tapi buru-buru tanya ke mbah google.</p>
<p>Jawabannya: in wp-settings.php at line 13, increase from 32M to 64M! Dan olala&#8230; masalah resolved!</p>
<p>Yang kasih jawaban itu tentu saja bukan google, melainkan mereka yang pernah punya pengalaman yang sama. Lalu mereka membagi jawabannya.</p>
<p>Kata orang, ini adalah era kolaborasi. Jika anda banyak memberi, akan banyak pula yang anda dapat.</p>
<p>Akhirnya, saya haturkan terima kasih kepada mbah google yang telah menjadi sekretaris yang setia, cerdas, dan cekatan mencatat semua amal manusia di internet.</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://www.zahidayat.com/2009/07/google-mencatat-semua-amal-kita-di-internet/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.zahidayat.com/2009/07/google-mencatat-semua-amal-kita-di-internet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ledakan bom di Kuningan?</title>
		<link>http://www.zahidayat.com/2009/07/ledakan-bom-di-kuningan/</link>
		<comments>http://www.zahidayat.com/2009/07/ledakan-bom-di-kuningan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Jul 2009 01:45:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zahidayat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.zahidayat.com/?p=320</guid>
		<description><![CDATA[<p>Satu ledakan terjadi di restoran Sailendra Hotel JW Marriott. Menurut Kompas.com Ledakan yang terjadi di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (18/7), terjadi di Restoran Sailendra Hotel JW Marriott. Lokasi ledakan persis dengan ledakan yang terjadi 2003.</p>
<p>Ledakan itu membuat arus lalu lintas di sekitarnya macet total. Petugas kepolisian Polda Metro&#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Satu ledakan terjadi di restoran Sailendra Hotel JW Marriott. Menurut Kompas.com Ledakan yang terjadi di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (18/7), terjadi di Restoran Sailendra Hotel JW Marriott. Lokasi ledakan persis dengan ledakan yang terjadi 2003.</p>
<p>Ledakan itu membuat arus lalu lintas di sekitarnya macet total. Petugas kepolisian Polda Metro Jaya telah berada di lokasi.Begitu juga beberapa mobil ambulan RS Jakarta telah disiagakan. Ledakan ini pun membuat karyawan di sekitar Mega Kuningan berhamburan keluar.</p>
<p>Waduh, pagi hari kok disambut ledakan?!</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://www.zahidayat.com/2009/07/ledakan-bom-di-kuningan/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.zahidayat.com/2009/07/ledakan-bom-di-kuningan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menambahkan Fan Box Facebook di Blog</title>
		<link>http://www.zahidayat.com/2009/07/menambahkan-fan-box-facebook-di-blog/</link>
		<comments>http://www.zahidayat.com/2009/07/menambahkan-fan-box-facebook-di-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2009 13:01:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zahidayat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[facebook emoticon]]></category>
		<category><![CDATA[facebook login]]></category>
		<category><![CDATA[fan box face book]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.zahidayat.com/?p=317</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://www.zahidayat.com/wp-content/uploads/2009/07/ramadhan.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-318" title="ramadhan" src="http://www.zahidayat.com/wp-content/uploads/2009/07/ramadhan-185x300.jpg" alt="ramadhan" width="185" height="300" /></a>Anda mau punya blog yang tidak &#8216;biasa-biasa&#8217; saja? Sekarang, saatnya menambahkan sebuah fasilitas dari facebook yang dinamakan fan box. Seperti kita semua tahu, di facebook kita bisa mebuat sebuah halaman untuk penggemar (fans page). Nah, untuk menggaet penggemar di blog, fasilitas fan box ini hadir.</p>
<p>Berikut ini cara memasang fan box:&#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.zahidayat.com/wp-content/uploads/2009/07/ramadhan.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-318" title="ramadhan" src="http://www.zahidayat.com/wp-content/uploads/2009/07/ramadhan-185x300.jpg" alt="ramadhan" width="185" height="300" /></a>Anda mau punya blog yang tidak &#8216;biasa-biasa&#8217; saja? Sekarang, saatnya menambahkan sebuah fasilitas dari facebook yang dinamakan fan box. Seperti kita semua tahu, di facebook kita bisa mebuat sebuah halaman untuk penggemar (fans page). Nah, untuk menggaet penggemar di blog, fasilitas fan box ini hadir.</p>
<p>Berikut ini cara memasang fan box:<br />
1. Buatlah sebuah fans page. Jika anda belum punya silakan buat <a href="http://www.facebook.com/pages/create.php">di sini</a>.<br />
2. Pada halaman yang telah kita buat, pilih menu di sebelah kiri: Add Fan Box to Your Site<br />
3. Selanjutnya Anda bisa memilih apakah ingin menampilkan fans  (centang Include fans) dan postingan di wall (centang Include stream)<br />
4. Setelah selesai, anda tinggal memasukkan kode yang diberikan di widget(wordpress) atau page element (blogger) di blog. Pastikan bahwa blog anda mendukung javascript.</p>
<p>Contoh yang saya buat adalah halaman Sambut Ramadhan, di halaman depan sebelah kanan atas blog ini.</p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://www.zahidayat.com/2009/07/menambahkan-fan-box-facebook-di-blog/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.zahidayat.com/2009/07/menambahkan-fan-box-facebook-di-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ini dia biaya haji 2009</title>
		<link>http://www.zahidayat.com/2009/07/ini-dia-biaya-haji-2009/</link>
		<comments>http://www.zahidayat.com/2009/07/ini-dia-biaya-haji-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2009 00:40:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zahidayat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[abiaya haji 2009]]></category>
		<category><![CDATA[haji dan umroh]]></category>
		<category><![CDATA[info haji 2009]]></category>
		<category><![CDATA[ongkos haji]]></category>
		<category><![CDATA[pendaftaran haji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.zahidayat.com/?p=308</guid>
		<description><![CDATA[<p>Ongkos haji 2009 telah ditetapkan. Berikut info bagi anda yang akan naik haji dan segera melakukan pendaftaran.</p>
<p>BPIH tahun 2009/1430 H untuk embarkasi Aceh 3.243 dollar AS, Medan 3.333 dollar AS, Batam 3.376 dollar AS, Padang 3.329 dollar AS, Palembang 3.377 dollar AS, Jakarta 3.444 dollar AS, Solo 3.407 dollar AS,&#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ongkos haji 2009 telah ditetapkan. Berikut info bagi anda yang akan naik haji dan segera melakukan pendaftaran.</p>
<p>BPIH tahun 2009/1430 H untuk embarkasi Aceh 3.243 dollar AS, Medan 3.333 dollar AS, Batam 3.376 dollar AS, Padang 3.329 dollar AS, Palembang 3.377 dollar AS, Jakarta 3.444 dollar AS, Solo 3.407 dollar AS, Surabaya 3.512 dollar AS, Banjarmasin 3.508 dollar AS, Balikpapan 3.544 dollar AS, dan Makassar 3.575 dollar AS. BPIH seluruh embarkasi tersebut ditambah dengan komponen rupiah sebesar Rp 100.000 untuk asuransi jemaah haji.</p>
<p>Calon jemaah haji dapat melunasi BPIH pada 13 Juli-12 Agustus 2009. Pelunasan dilakukan di bank penerima setoran yang tersambung pada Siskohat. Jemaah yang telah mendapat bukti setor lunas BPIH yang sah segera mendaftar ulang ke kantor Depag di kabupaten/kota tempat domisili selambat-lambatnya tujuh hari setelah penyetoran lunas.</p>
<p>Adapun besaran BPIH khusus minimal 6.000 dollar AS ditambah Rp 400.000 dengan waktu pelunasan 15-27 Juli 2009. Pembayaran pelunasan BPIH khusus sebesar 3.000 dollar AS ditambah Rp 400.000 disetorkan ke rekening Menteri Agama yang memperoleh persetujuan Menteri Keuangan. Jemaah yang telah melunasi dan membatalkan diri berangkat dikenai biaya administrasi sebesar 1 persen.</p>
<p>Informasi dikutip dari <a href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/07/10/02575061/ongkos.naik.haji..ditetapkan">Kompas</a></p>
<p class="fbconnect_share"><fb:share-button class="url" href="http://www.zahidayat.com/2009/07/ini-dia-biaya-haji-2009/" /></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.zahidayat.com/2009/07/ini-dia-biaya-haji-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
