Memberi Pembatas Pada Mushaf Digital

iQuran ProSaya menggunakan iQuran Pro v2.0.5 untuk android. Aplikasi ini diinstal pada tablet 7 inchi keluaran Samsung. Sudah setahun, saya hampir selalu menggunakan mushaf digital ini untuk membaca Al Quran.

Selain praktis dan lebih mudah dibawa ke mana-mana, baca Quran di tablet juga lebih enak karena bisa dilakukan di tempat gelap.

Dalam mushaf biasa, untuk menandai sampai dimana kita selesai membaca Quran sudah disediakan pita sebagai pembatas.

Nah, di mushaf digital ternyata kita juga bisa memberikan pembatas tersebut dengan mudah. Terus terang saya juga baru menemukannya. Maklum malas baca manual. :)

Untuk memberi pembatas di iQuran Pro caranya gampang sekali. Tinggal sentuh ayat yang akan ditandai, tahan sebentar hingga berganti warna. Maka secara otomatis akan muncul nomor ayat tersebut di sebelah kiri.

Langkah tersebut secara otomatis akan mem-bookmark ayat tersebut sehingga memudahkan kita mengetahui sampai di mana bacaan kita sebelumnya.

Mematikan Touchpad Secara Otomatis

auto disable touchpadWaktu pertama beli Asus U31F, kalau saya pakai mouse maka touchpad laptop otomatis tidak aktif. Saya baru tahu ada fitur seperti ini karena di laptop sebelumnya tidak ada.

Masalah muncul ketika suatu hari tiba-tiba touchpad di laptop Asus tetap aktif ketika menggunakan mouse. Saya lupa sebabnya kenapa. Tapi akibatnya jelas kalau mengetik jadi kacau karena selalu loncat-loncat.

Setelah tanya-tanya sama Google ada yang menyarankan mengganti setting touchpad dengan masuk control panel, cari mouse properties, dan devices setting. Tapi waktu saya cek tidak ada opsi untuk mengaktifkan fitur otomatis tersebut.

Setelah gerilya lagi, akhirnya ketemu juga cara untuk mengembalikan fitur otomatis touchpad. Jawabannya ada di sebuah forum online, link post #46 dan #47.

Caranya gampang, tinggal masukkan registry auto disable touchpad untuk menambah opsi pada synaptics setting. Bisa menggunakan ini atau kalau tidak bisa pakai yang ini. Klik dan instal, lalu restart komputer.

Saya tidak tahu apakah ini bisa berjalan pada semua laptop atau tidak. Tapi di forum tadi banyak yang memberikan laporan bisa untuk berbagai merek laptop lainnya. Silakan saja dicoba kalau punya masalah yang sama. :)

gambar: mick823

Kapan mau pindahan ke google+ ?

Kemarin banyak orang mengutip proyeksi terbaru yang mengatakan pengguna Google+ akan mencapai 400 juta pada akhir 2012. Di Amerika Serikat lonjakan pengguna diperkirakan karena pengaruh iklan, endorsement selebritas, peningkatan pengguna android, dan bisik-bisik teman.

saya "hangouts" bersama teman-teman

Bagaimana di Indonesia? Setelah tahun 2012, saya perkirakan pengguna Google+ juga akan melonjak di Indonesia.

Salah satu fitur andalan Google+ adalah Hangouts. Ini merupakan fasilitas ngerumpi untuk 10 orang sekaligus lewat video conference. Sejak beberapa bulan terakhir Hangouts sudah bisa dilakukan lewat ponsel (android dan iphone) serta update terakhir memungkinkan percakapan video itu disiarkan secara live sehingga bisa disaksikan oleh banyak orang.

Pengguna broadband di Indonesia masih kalah jauh dari pengakses internet lewat ponsel. Tetapi setahun lagi akan lebih banyak ponsel pintar yang semakin terjangkau harganya.

Sebagaimana juga dilakukan Facebook, bukan hal sulit bagi Google untuk memberikan akses gratis ke Google+ dengan bekerajasama dengan operator telekomunikasi lokal. Google juga punya banyak duit untuk mengiklankan dirinya.

Tentu, tidak perlu menunggu tahun depan jika ingin menjajal asiknya fitur hangouts tersebut. :)

Mencoba WordPress 2.0 untuk Android

Baru-baru ini WordPress merilis versi terbarunya untuk sistem operasi android. Salah satu perbaikan dalam versi ini adalah dukungan untuk tablet android.

Postingan ini saya buat dengan android 2.3 yang ditanam pada tablet keluaran Samsung.

Saya coba untuk memberikan bold, lalu ditambah dengan garis bawah. Ya, meski awalnya masih kagok tapi saya yakin akan cepat terbiasa menggunakan rich text editornya.

image

Pantai Gilitrawangan

Saya juga coba memasukkan foto di atas. Simpel, tinggal pilih gambar dari memori kamera yang sudah ada atau bisa juga ambil foto langsung.

Dengan versi 2.0 ini, posting di blog menjadi makin nyaman dan bisa sambil tiduran seperti saya lakukan ketika membuat posting ini. :)

Selamat mencoba!

Tips Menyelamatkan Data Penting dari Ancaman Maling

Dua teman saya belum lama ini kehilangan laptop. Satu diambil maling di rumahnya malam-malam dan satu lagi ketinggalan di tempat makan siang dan tak pernah kembali lagi.

Kehilangan laptop mungkin tidak terlalu jadi soal karena bisa beli lagi bahkan dengan model yang lebih baru. Tapi seringkali yang lebih bernilai justru isi laptopnya. Data-data di dalamnya tidak sebanding dengan nilai jual laptop yang akan diterima si maling.

Beruntung jika kebetulan punya back-up untuk data-data penting tersebut. Misalnya, disimpan di tempat lain seperti dalam flash disk atau portable hardisk yang kapasitasnya jauh lebih besar.

Celakanya, biasanya laptop kita masukkan dalam satu tas dengan penyimpan data cadangan tersebut. Jadi potensi hilang secara bersamaan menjadi cukup besar pula.

Sebenarnya, kalau saja teman-teman saya tadi menggunakan layanan seperti Dropbox, hilang laptop mungkin tidak akan menyebabkan masalah lebih besar. Apa itu Dropbox?

Dropbox sering disebut sebagai produk consumer cloud. Sederhananya, Dropbox ini seperti “virtual hardisk” tempat kita menyimpan data di internet. Bedanya dengan file hosting, Dropbox ini terhubung langsung dengan sebuah folder di perangkat yang kita gunakan baik laptop, desktop, tablet atau smartphone.

Saat kita menyimpan file-file penting di komputer/laptop, maka secara otomatis akan tersimpan pula di Dropbox. Jadi tidak perlu proses upload dan download seperti saat mengirim e-mail atau menyimpan file di web server.

Saya belum terlalu lama tahu dan menggunakan layanan ini. Tapi sepintas manfaatnya begitu besar: (1) sebagai back up jika terjadi kemalingan seperti kasus teman saya; (2) cadangan jika penyimpan data seperti flash disk atau external harddisk ketinggalan; (3) tidak perlu repot membawa segala macam penyimpan data dengan risiko hilang di jalan jika kita sering bepergian.

Kita bisa menjajal layanan Dropbox ini secara cuma-cuma untuk kapasitas 2GB. Tapi selebihnya tentu saja harus merogoh kocek sebesar $9.99 perbulan untuk 50GB dan $19,9 untuk 100GB. Biaya tersebut bisa jadi cukup besar, tapi sudah pasti bisa menyelamatkan kehilangan data yang nilainya jauh lebih besar.

Sebagai tambahan, situs ReadWriteWeb.com menobatkan Dropbox sebagai “Top 10 Consumer Web Products of 2011″. Tahun 2009 lalu, perusahaan ini juga pernah mau diakuisisi oleh Apple tapi mereka percaya diri untuk mengembangkan layanannya sendiri. Karena gagal mengakuisisi, Apple pun konon bikin produk tandingan yang disebut iCloud.

Selain harus bayar tadi, menurut ReadWriteWeb.com, yang masih mengganjal jika kita menggunakan layanan Dropbox adalah soal privacy. Tapi jika Anda tidak terlalu mempermasalahkan hal itu, sekarang bisa mencoba daftar Dropbox lewat webnya di sini.

image credit: dropbox.com